Fahrudin (28) nama pria itu, berkisah dengan tatapan kosong dan pasrah. Bencana itu terjadi saat dirinya merantau ke Jakarta, mencari sesuap nasi menjadi buruh.
Dia pun mendapatkan kabar itu dari telepon salah seorang kerabatnya di kampung, yang membuatnya tidak berpikir panjang untuk pulang kampung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kejadian, Resa diketahui bersama paman dan kakeknya. Namun, Fahrudin tak mengetahui siapa saja kerabatnya di kampung itu yang menjadi korban. Yang jelas, istrinya selamat dari bencana itu.
"Wah saya belum tahu. Saya belum cek semuanya karena semalam tidak sempat ke pengungsian," tandas dia.
Saat ini tim gabungan masih menelusuri timbunan tanah-tanah bekas longsor. Warga yang berkerumun menyaksikan evakuasi pun diperingatkan.
"Untuk warga ke atas. Naik ke atas. Jangan dekat area longsor," ujar salah satu petugas evakuasi menggunakan TOA. (nwk/iy)











































