Acara yang digelar Usindo ini dihadiri sekitar dua ratusan tamu penting. Acara dibungkus dengan makan siang bersama. Para tamu yang datang, antara lain dari kalangan kedutaan asing, kalangan bisnis dan pengusaha AS, aparat pemerintah AS, dan anggota Usindo. Acara ini disponsori oleh sejumlah perusahaan besar, antara lain ExxonMobil Corp, Freeport-McMoran Copper & Gold, dan Stanley & Lisa Weiss.
Dalam sambutannya, seperti dilaporkan wartawan detikcom Arifin Asydhad dari Washington, DC SBY menyinggung mengenai film Ayat-ayat Cinta yang heboh di Indonesia beberapa waktu lalu. Ceritanya, saat itu SBY diperkenalkan oleh Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal dengan seseorang warga Amerika, saat menonton film Ayat-ayat Cinta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang dimaksud sebagai Presiden Usindo yang baru adalah David Merril. "Saya kira David menangis selama melihat film itu sebagaimana orang-orang lainnya," kata SBY yang disambut tawa.
Setelah itu, SBY menyinggung tentang pemilihan presiden AS yang dimenangkan oleh Barack Obama. SBY kagum karena pemilihan presiden AS itu menyedot perhatian media-media di seluruh dunia. Bahkan, banyak penduduk Indonesia juga mengikuti detik-detik pemilihan presiden AS itu.
"Orang-orang Indonesia merasa tersambung, karena salah satunya memiliki pengalaman di Indonesia. Dia bicara bahasa Indonesia, mengetahui budaya kami, makan apa yang kami makan, dan bermain dengan teman-teman yang berasal dari latar belakang yang beragam," ujar SBY yang menjelaskan tentang kedekatan Obama dengan Indonesia.
Ketika Obama diumumkan sebagai presiden AS terpilih, para murid tempat Obama sekolah, SDN Besuki (SDN 01 Menteng), berlompat-lompat kegirangan. "Guru-guru dan teman-teman lama Obama mengirimkan saya album foto Obama bersama teman-teman kecilnya, dan mereka minta agar saya menyampaikannya kepada Obama," tegas dia.
"Saya sangat berharap untuk bekerja sama dengan pemerintahan Obama untuk meningkatkan hubungan bilateral kita," sambung SBY yang lagi-lagi disambut tepuk tangan membahana.
SBY juga menyinggung Presiden AS George W Bush. "Saya menyatakan bahwa saya sangat senang bekerja sama dengan pemerintahan Bush. Selama delapan tahun terakhir, Bush telah memberikan dorongan yang kuat untuk meningkatkan hubungan Indonesia dan AS," jelas SBY. (asy/asy)











































