Selain melalui ringtone di telepon selular, iklan kampanye ini juga digencarkan melalui radio dan televisi, yang bisa menjangkau 150 juta pekerja laki-laki, terutama pekerja migran yang sering jajan dengan pekerja seks komersial (PSK).
"Masih ada masalah yang besar dalam mempromosikan penggunaan kondom. Pekerja seks memberitahu laki-laki senang membayar lebih daripada menggunakan kondom," ujar Kepala National AIDS Control Organisation (NACO) Sujatha Rao seperti dikutip Reuters, Sabtu (15/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Halangan terbesar kita, kekurangan jaringan pemasaran yang bagus," imbuh Rao.
Selain menggunakan ringtone kondom, kampanye media yang diproduksi BBC World Service Trust juga meluncurkan maskot promosi kondom berupa anjing yang dinamakan Condom.
"Kampanye kita sebelumnya membuat orang-orang membicarakan kondom," ujar Direktur Amal BBC India Yvonne MacPherson.
Menurut MacPherson, ringtone kondom yang diluncurkan Agustus 2008 lalu hingga kini sudah diunduh oleh 660 ribu orang. (nwk/nwk)











































