Data tersebut disampaikan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan (PPK Depkes) Rustam S Pakaya yang disampaikan melalui pesan singkat yang di-update Jumat (14/11/2008) pukul 23.00 WIB.
Enam titik longsor Cianjur yang terletak di Desa Girimukti, Cempaka dan Desa Cibokor, Cibeber menimbulkan dua korban patah tulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Longsor ini juga menyebabkan 351 orang mengungsi ke balai desa. Depkes sudah menyerahkan langsung 50 kantong mayat, desinfektan dan sarung tangan, dengan dana operasional Rp 25 juta.
"Tidak ada maskes (masalah kesehatan)," tandas Rustam. (nwk/nwk)











































