The New York Times, misalnya. Dalam edisi hari ini, Jumat (14/11/2008), di headline halaman depan terdapat dua tulisan mengenai Barack Obama. Tulisan pertama berjudul 'A World of Advice for Obama on Foreign Policy'.
Tulisan kedua berjudul 'For Obama and Family, the Other Transition Is Strictly Personal'. Pada tulisan kedua ini, dipasang foto dua putri Obama, Sasha dan Malia, yang turun dari mobil Obama saat tiba di sekolahnya di Chicago. Mereka dikawal oleh Secret Service.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengenai Obama, New York Times juga menulis sejumlah berita lain di headline-nya. Seperti mengenai kasus krisis AS dan kasus serangan bom di Irak.
Sementara Koran Washington Post memiliki headline yang beragam. Di edisi hari ini, tulisan mengenai Obama tetap menjadi salah satu berita utamanya. Berita terkait Obama itu berjudul 'Democrats Benefiting From Post-Election Lobby Boom'.
Nah, di koran yang berpusat di Washington DC ini, berita mengenai Summit G20 jadi headline. Washington Post menulis penanganan krisis yang akan dibahas di G20 ini dengan tulisan berjudul 'Global Deals in Works On Eve of G-20 Summit'.
Dipastikan Obama akan terus menjadi berita di media-media AS hingga pelantikannya nanti pada Januari 2009. Obama seakan menjadi magnet baru bagi AS. Bahkan, Presiden SBY dalam lawatannya ke Washington, DC untuk menghadiri G20 Summit dijadwalkan akan melakukan komunikasi dengan Obama, meski melalui telepon.
Meski G20 Summit akan dihadiri para pemimpin negara di dunia, namun Barack Obama tidak akan menghadiri perhelatan untuk mencari solusi krisis global itu. Obama tidak ingin ada dua presiden di AS. Obama lebih fokus pada penyusunan kabinetnya yang rencananya akan diumumkan pekan depan. (asy/asy)











































