Nikmatnya Berhaji di Usia Muda

Laporan dari Arab Saudi

Nikmatnya Berhaji di Usia Muda

- detikNews
Jumat, 14 Nov 2008 16:26 WIB
Madinah - Melaksanakan ibadah haji merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu. Namun ternyata perintah agama ini seringkali dapat dinikmati seorang muslim ketika sudah menginjak usia senja.

Pantauan wartawan detikcom Muhammad Nur Hayid dari Madinah, 70 persen jamaah haji Indonesia yang berumur di atas 50 tahun. Akibatnya jamaah tersebut tersesat saat pulang dari Masjidil Haram.

"Mayoritas jamaah haji kita memang orang-orang tua di atas 50 tahun. Hal ini yang membuat para jamaah haji kita tersesat. Karenanya, jamaah harus benar-benar memperhatikan kesehatannya," kata Wakadaker Bermawy Sjahdjam di Madinah, Jumat (14/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para jamaah yang tersesat itu hahkan ada yang berpikir masih berada di Indonesia.

"Rumah saya dekat, di Ciberem. Antarkan, ya, Nak! Naik ojek dari sini cuma setengah jam. ke arah ana," kata seorang jamaah haji asal Jawa Barat, Tainah inti Markani (73) yang tersesat dua kali dalam semalam.

Hal yang sama juga dialami jamaah asal Medan, Sinah binti Ali (70 tahun) yang terkepas dari rombongannya.

"Ini karena nenek sudah tua, Nak. Jadi kesasar terus. Antarkan nenek ke kosan ya! Nenek ingat tempatnya kok. Ayo, ayo, Nak!" kata dia kepada detikcom.

Lain lagi dengan pengalaman Sumarmi bin Mistalhan, jamaah haji asal Probolinggo, Jawa Timur (Jatim). Ibu setengah baya ini menangis tersedu-sedu saat tersesat dan diantarkan petugas majmuah Arab Saudi ke kantor Daker Madinah.

"Saya cuma punya uang 12 real. Antarkan pulang, saya ditinggal rombongan," katanya sambil menangis.

Sementara itu, jamaah asal Jakarta, Muhammad Ery (30) mengaku sangat bersyukur dapat berangkat haji di usianya yang masih muda. Selain dapat maksimal melaksanakan seluruh ibadah wajib dan sunnah, berhaji di usia muda akan mempermudah mengambil hikmah, karena tidak disibukkan dengan urusan tersesat maupun sakit-sakitan sebagaimana berhaji di usia tua.

"Alhamdulillah, Allah sudah memangil untuk berhaji. Yang pasti lebih enak, Mas, karena kita bisa maksimal dan Insyallah tidak tersesat karena ingatan kita masih kuat," ujarnya,

Hal yang sama juga dirasakan Sutaman, jamaah dari Lumajang, Jatim. Menurutnya, merupakan kenikmatan dari Allah yang tidak terhingga pada umurnya yang baru 40 tahun sudah berhaji.

"Alhamdulillah Mas, saya dipanggil di usia yang masih kuat. Seandainya saat sudah tua baru berangkat, kan akan banyak merepotkan petugas dan keluarga," katanya.

Tantangan terberat bagi jamaah haji Indonesia adalah saat mulai memasuki ibadah wajib haji yaitu thowaf, sai, wuquf dan perjalanan di Armina. Karena itu, jika tidak dalam kondisi yang sehat, jamaah haji yang berusia tua rentan mendapatkan kesulitan dalam melaksanakan ibadah karena tidak mampu bersaing dengan jamaah haji yang datang dari berbagai penjuru dunia. (/irw)


Berita Terkait