Korban pertama kali diketahui tergantung sudah tidak bernyawa di lantai dua rumahnya sekitar pukul 11.00 WIB, Jumat (14/11/2008), oleh anak lelaki tertuanya, Feby. Leher korban terjerat seutas tali nilon berwarna hijau
Melihat ayahnya gantung diri, Feby kemudian melaporkan ke tetangga sekitar dan dilanjutkan ke Polsekta Medan Kota. Dibantu tetangga dan petugas, jenazah Susianto kemudian diturunkan dengan memotong tali di leher korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, korban juga berpesan agar anak ketiganya Faisal, tetap melanjutkan pendidikan dan istrinya Rosdiana tabah menjalani hidup.
Kapolsekta Medan Kota AKB Darwin Ginting di lokasi kejadian mengaku, pihak keluarga tidak mengizinkan jenazah Sugianto dibawa ke Rumah Sakit untuk menjalani otopsi.
"Pihak keluarga tidak mau korban diotopsi. Alasannya, korban tewas bukan karena akibat penganiayaan," kata Ginting.
Namun Darwin mengatakan, pihak kepolisian membawa surat wasiat korban dan tali yang digunakan korban gantung diri ke Mapolsekta Medan Kota sebagai barang bukti. Polisi akan melakukan pengusutan jika pihak keluarga nantinya menemukan ada kejanggalan dari kematian korban.
"Kita akan usut jika belakangan keluarga menemukan ada motif lain di balik kematian korban," kata Darwin.
(rul/djo)











































