Gubernur Alaska itu mengatakan, dirinya bersedia membantu jika Obama meminta bantuannya dalam beberapa isu, seperti energi atau layanan untuk anak-anak penyandang cacat.
"Sebuah kehormatan bagi saya untuk membantu dan mendukung presiden baru kita dan pemerintahan baru," kata Palin dalam wawancara dengan stasiun televisi CNN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka juga akan bersedia menggunakan kesempatan ini bahwa kita harus memajukan negara ini bersama, dalam kesatuan," tandas ibu lima anak itu seperti dilansir harian Telegraph, Jumat (14/11/2008).
Meski begitu, Palin menuturkan, dirinya masih menyimpan pertanyaan mengenai hubungan Obama dengan mantan radikal AS, William Ayers. "Jika ada yang masih ingin membahasnya, saya bersedia,' tutur Palin.
"Namun kampanye telah berakhir. Bab itu telah ditutup. Sekarang waktunya untuk melangkah maju dan memastikan kita semua berbuat semampu kita untuk memajukan negara ini," pungkas Palin.
Saat ini marak beredar spekulasi bahwa Palin akan mencalonkan diri menjadi presiden tahun 2012 mendatang. Di kalangan para Republikan, popularitas Palin masih tetap tinggi. (ita/iy)











































