Menanggapi aduan tersebut, pria berkumis ini mengaku tidak takut. Bahkan ia bersedia mundur sebagai caleg, jika iklannya dianggap sebuah pelanggaran oleh Bawaslu.
"Kalau memang melanggar, saya siap mundur jadi caleg," ujarnya saat dihubungi detikcom, Kamis (13/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada kata-kata untuk partai yang nyempil di situ," jelasnya.
Namun demikian, pria asal Sulawesi Tengah ini menyerahkan segala sesuatunya pada Bawaslu. Ia juga tidak akan membalas aduan para pemuda Muhammadiyah tersebut.
"Saya tidak akan tuntut balik," pungkasnya.
(mad/ndr)











































