Wujudkan Desa Mandiri, Purbalingga Bikin Program Jambanisasi

Wujudkan Desa Mandiri, Purbalingga Bikin Program Jambanisasi

- detikNews
Kamis, 13 Nov 2008 16:06 WIB
Jakarta - Salah satu desa yang berhasil mewujudkan program desa sehat mandiri di Kabupaten Purbalingga adalah Desa Penaruban, Kecamatan Bukateja. Desa dengan kepadatan penduduk sebanyak 1.894 jiwa ini mampu menyelesaikan berbagai permasalahan yang timbul dalam kesehatan masyarakat.

Dengan pembiayaan yang minim, permasalahan kesehatan di desa tersebut mulai bermunculan. Di antaranya adalah lingkungan yang kurang sehat, banyak penyakit yang timbul, seperti diare yang sempat menyebabkan kematian dua orang balita dikarenakan buang hajat sembarangan.

Susahnya mengubah pola perilaku masyarakat Desa Penaruban yang kurang berdisiplin. Lalu untuk menyadarkan masyarakat akan kesehatan tersebut, Penaruban mengadakan program stimulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan cara memberikan stimulan terhadap masyarakat, diharapkan masyarakat mampu meningkatkan kesadarannya," ujar Kepala Desa Penaruban, Achmad Mudakir, pekan lalu.

Salah satu upaya untuk menyadarkan masyarakat adalah dengan program stimulan jambanisasi, mengingat kasus kematian dua orang balita akibat kurangnya jamban di desa tersebut. Program stimulan ini, masyarakat hanya dikenakan biaya 50 persen untuk membayar satu kloset. Sedangkan untuk masyarakat miskin, tidak dikenakan biaya sama sekali.

"Hanya dalam waktu enam bulan, banyak masyarakat yang memasang jamban di rumahnya sendiri," ujar Achmad.

Dengan adanya program stimulan ini, masyarakat Desa Penaruban mampu mengatasi masalah kesehatan khususnya penyakit diare yang pernah merenggut dua orang balita akibat penyakit tersebut. Kini, setiap warga Desa Penaruban memiliki kloset sendiri di rumahnya masing-masing sebagai bentuk kesadaran kesehatan. (mei/irw)


Berita Terkait