Cegah Penodongan, Aiptu Suharto Babak-belur Dihajar Pelaku

Cegah Penodongan, Aiptu Suharto Babak-belur Dihajar Pelaku

- detikNews
Kamis, 13 Nov 2008 15:42 WIB
Medan - Maksud hati ingin mencegah pendongan, namun diri sendiri malah menjadi korban. Begitulah nasib naas yang dialami Aiptu Suharto, anggota proovost Poltabes Medan.

Peristiwa tragis ini dialami Aiptu Suharto, Kamis (13/11/2008) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu korban ingin berangkat kerja. Saat berada di daerah Marendal, Kecamatan Medan Amplas, Sumatera Utara (Sumut), tepatnya di kawasan pembangunan kanal, Aiptu Suharto melihat seorang penarik becak mesin ditodong dua perampok.

Melihat peristiwa itu, timbul niat Aiptu Suharto untuk membantu. Namun naas, dua pelaku malah melakukan perlawanan. Sempat terjadi baku hantam antara Aiptu Suharto dan kedua perampok. Dalam perkelahian, Aiptu mengalami luka bacok pada kepala bagian kanan. Senjata api milik Aiptu Suharto juga turut raib.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aiptu Suharto kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Sejati, Titi Kuning, satu kilometer dari lokasi kejadian. Kemudian korban dirujuk ke Rumahsakit Bhayangkara Brimob Polda Sumatera Utara, Jl. KH. Wahid Hasyim Medan untuk mendapat perawatan intensif.

Kapoltabes Medan AKBP Aton Suhartono mengaku, pihaknya kini sedang menyelidiki pelaku perampokan.

"Polisi sedang mengusut kasus ini. Saya juga sudah perintahkan anggota menyisir lokasi kejadian untuk mencari senjata api milik korban," kata Aton.

Namun ketika ditanyakan apakah ada dugaan dua pelaku adalah oknum polisi, Aton Suhartono tidak banyak berkomentar.

"Korban memang seperti melihat salah seorang pelaku mengacungkan pistol ke arah tukang beca. Tapi korban tidak bisa memastikan apakah itu pistol atau tidak. Saat peristiwa terjadi, hari masih gelap," kata Aton.
(rul/djo)


Berita Terkait