Korban Lapindo Minta Sumbangan di Jalan Diponegoro

Korban Lapindo Minta Sumbangan di Jalan Diponegoro

- detikNews
Kamis, 13 Nov 2008 13:32 WIB
Korban Lapindo Minta Sumbangan di Jalan Diponegoro
Jakarta - Warga korban luapan lumpur Lapindo kembali melakukan aksi untuk menuntut sisa pembayaran ganti rugi oleh PT Minarak Lapindo Brantas. Kali ini, mereka melakukan aksi meminta sumbangan logistik di jalanan.

Aksi ini dilakukan di depan gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis (13/11/2008) sejak pukul 10.00 WIB. Warga yang melakukan aksi ini, sejak Minggu (9/11/2008) kemarin menginap di YLBHI.

Dalam aksinya itu, sejumlah warga yang sebagian besar berasal dari Desa Kedung Bendo, Jatirejo, Siring dan Renokenongo menyiapan sejumlah kardus untuk meminta sumbangan dana kepada para pengguna jalan. Mereka juga menjual kepingan VCD dan DVD berisi rekaman awal kejadian luapan lumpur dan tenggelamnya sejumlah desa di Sidoarjo seharga Rp 30.000.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka mendesak agar PT Minarak Lapindo Brantas segera menyelesaikan sisa pembayar 80 persen ganti rugi rumah mereka yang hilang terendam lumpur, sesuai Peraturan Presiden (PP) No 14/2007. Para korban juga meminta kepada pemerintah untuk mendesak pihak Lapindo untuk merealisasikan sisa pembayaran yang dijanjikan agar mereka dapat hidup normal kembali.

Sebagian warga mengaku, setelah dua tahun lebih sejak peristiwa semburan lumpur Lapindo hingga kini belum mendapatkan kepastian akan ganti rugi atas dampak yang ditimbulkan akibat itu, seperti kehilangan rumah, gangguan kesehatan, kerusakan lingkungan,dan kehilangan sumber penghasilan.

Hingga pukul 13.00 WIB warga yang berjumlah ratusan ini sebagian masih melakukan aksi di jalan, sebagian aksi duduk di trotoar dan sebagian lagi beristirahat di dalam gedung YLBHI. Sementara aparat kepolisian yang jumlah sekitar empat orang berjaga memantau situasi. (zal/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads