Aksi ini dilakukan di depan gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis (13/11/2008) sejak pukul 10.00 WIB. Warga yang melakukan aksi ini, sejak Minggu (9/11/2008) kemarin menginap di YLBHI.
Dalam aksinya itu, sejumlah warga yang sebagian besar berasal dari Desa Kedung Bendo, Jatirejo, Siring dan Renokenongo menyiapan sejumlah kardus untuk meminta sumbangan dana kepada para pengguna jalan. Mereka juga menjual kepingan VCD dan DVD berisi rekaman awal kejadian luapan lumpur dan tenggelamnya sejumlah desa di Sidoarjo seharga Rp 30.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian warga mengaku, setelah dua tahun lebih sejak peristiwa semburan lumpur Lapindo hingga kini belum mendapatkan kepastian akan ganti rugi atas dampak yang ditimbulkan akibat itu, seperti kehilangan rumah, gangguan kesehatan, kerusakan lingkungan,dan kehilangan sumber penghasilan.
Hingga pukul 13.00 WIB warga yang berjumlah ratusan ini sebagian masih melakukan aksi di jalan, sebagian aksi duduk di trotoar dan sebagian lagi beristirahat di dalam gedung YLBHI. Sementara aparat kepolisian yang jumlah sekitar empat orang berjaga memantau situasi. (zal/nrl)











































