Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Departemen Agama (Kakandepag) Lebak, Ahmad Saefudin, saat ditemui di kantornya, Jl Siliwangi, Lebak, Banten, Kamis (13/11/2008).
"Buku ini baru dibagikan kepada anak-anak kecil di sekitar KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Sobang. Belum ada di toko buku," kata Saefudin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah buku mengenai ibadah haji sesat beredar di Lebak. Buku bersampul hijau tanpa gambar tersebut berisi berbagai hal yang menyimpang dari ajaran Islam. Penyimpangan itu antara lain, ibadah haji merupakan penyembahan kepada berhala. Buku itu juga menyatakan kedudukan hadist lebih tinggi daripada Al Quran. (djo/nrl)











































