Edisi Khusus New York Times Palsu: Perang Irak Berakhir!

Edisi Khusus New York Times Palsu: Perang Irak Berakhir!

- detikNews
Kamis, 13 Nov 2008 09:59 WIB
Edisi Khusus New York Times Palsu: Perang Irak Berakhir!
New York - Harian The New York Times merilis, perang di Irak telah usai. Presiden George W Bush pun dianggap telah mengkhianati rakyat Amerika Serikat.

Tak cuma itu, Bush menuding Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice telah memberi pernyataan kontroversial. Rice memohon maaf atas semua kerusakan yang ditimbulkan di Irak.

Sebagai gantinya, rakyat AS berhak mendapatkan asuransi nasional. Pemberitaan di koran ternama ini tentu menghebohkan. Hampir setiap orang membicarakan kabar tersebut, AFP, Kamis (13/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi tunggu dulu, berita itu ternyata bohong. Koran palsu tersebut ternyata hanya lelucon yang dibuat oleh sekelompok orang yang bekerja sama dengan pihak The New York Times.

Koran-koran 'bodong' itu dibagikan secara gratis lebih cepat dari koran biasanya. Distribusi harian itu berjalan mulus karena dibantu sejumlah relawan.

"Strategi menarik pasar agar koran ini terdistribusikan pada waktu banyak orang tertarik untuk membaca koran benar-benar tercapai," begitu rilis di AFP.

AFP melansir, ide ini diperkirakan muncul dari kelompok liberal yang memang suka mempraktekkan lawakannya ke banyak orang. Ide ini juga dimungkinkan untuk mengetes seberapa jauh pemahaman demokrasi warga AS jika nanti Barack Obama mengambil alih kepemimpinan Januari 2009 nanti.



(ddt/ken)


Berita Terkait