Demikian disampaikan Koordinator Pusdalop (Pusat Pengendalian dan Operasional) Kesiagaan Bencana Sumbar, Ade Edward, ketika dihubungi detikcom, Rabu (12/11/2008).
"Situasi di Malalak saat ini sudah jauh lebih kondusif dibandingkan beberapa hari lalu. Kita akan segera masuk pada tahap rehalibitasi usai tanggap darurat Jumat mendatang dengan tetap fokus pada upaya menemukan satu korban lagi yang masih hilang," ujarnya.
Dikatakan Ade, Pemkab Agam hingga kini belum memastikan apakah bantuan kepada korban akan diberikan dalam bentuk tunai atau lainnya. Sejauh ini, menurut Ade, sejumlah pihak sudah menyalurkan bantuan kepada warga, seperti sumbangan uang dari masyarakat, Pemprov Sumbar sebesar Rp75 juta dan PT Indosat Rp 50 juta.
Tim SAR hingga Rabu (12/11/2008) terus melakukan pencarian terhadap satu lagi korban banjir bandang Agam, Nadirsyam (55). Pada Selasa (11/11/2008) tim SAR berhasil menemukan satu korban tewas lagi, Syafrul Syafar (9 tahun) sekitar pukul 11.00 WIB.
Dengan demikian, sudah lima dari enam korban banjir bandang Malalak yang berhasil dievakuasi. Mereka yang sudah ditemukan adalah pasangan suami istri Darius Sutan Makmur dan Asnimar. Lainnya, Nida serta dua anaknya yakni Medina dan Syafrul Syafar. (yon/djo)











































