Hal itu diungkapkan oleh tim medis RSI Hidayutullah Yogyakarta, dr M. Arief kepada wartawan di ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD) di jl Veteran Yogyakarta, Rabu (12/11/2008).
"Kami masih melakukan observasi karena tensinya drop. Karena itu kita rekomendasikan untuk di rawat di sini," kata dia.
Menurut Arief berdasarkan pemeriksaan awal, sebagian besar korban tensi darahnya turun sekitar 85/90 serta mengalami pusing. Di sekujur tubuh korban juga tampak bengkak atau benjol-benjol akibat sengatan lebah yang mengamuk di area tegalan di Dusun Kebo Kuning, Desa Terong Kecamatan Dlingo.
"Kami perlu merawat intensif karena perlu observasi yang mendalam. Namun kalau nanti hasilnya baik, sudah bisa pulang secepatnya," kata Arief.
Dia mengatakan tim medis memang tidak memberikan anti toksin, karena tidak ada toksin anti racun lebah. Untuk sementara cukup diberikan obat penghilang nyeri dan pusing serta cairan infus. "Cukup itu, dan tujuh korban yang kondisinya sudah baik sudah boleh pulang ke rumah," katanya.
Sampai saat ini yang masih dirawat di RSI Hidayatullah diantaranya Yuwono (46), Sumardi (52), Sokinah (65), Sukiyono (30) dan Mujiyati (40). Sedang korban yang sudah diperbolehkan pulang adalah Suparti, Poniyem, Sakinah, Novianto, Liyah, Darmo dan Pawiro. (bgs/djo)











































