"Saya sangat bangga padanya dan saya sangat bersyukur dia setuju mencalonkan diri bersama saya," kata McCain seperti dilansir Washington Post, Rabu (12/11/2008).
"Dia menginspirasi masyarakat, dan sekarang pun masih," imbuh capres Partai Republik yang kalah dari Barack Obama, capres Partai Demokrat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam kampanye, orang-orang sangat senang dan terinspirasi olehnya. Itulah yang paling penting, menurut saya," tutur McCain. "Dia reformer hebat," pujinya.
Terpilihnya Palin sebagai cawapres Partai Republik memang telah menimbulkan kontroversi. Banyak yang mengelu-elukan ibu lima anak itu. Namun banyak pula yang mengkritik dirinya karena dianggap tidak layak menjadi pendamping McCain dalam pilpres AS.
Gubernur Alaska itu dianggap tidak memiliki kemampuan untuk menjadi wakil presiden. Belum lagi penampilan Palin dalam sejumlah wawancara media dinilai mengecewakan. Semua itu oleh sebagian pihak dianggap turut memberikan andil kekalahan McCain. (ita/iy)











































