Sebagian dari mereka akan dibebaskan. Sisanya akan diadili di pengadilan-pengadilan AS. Namun pejabat-pejabat Gedung Putih menyebut rencana itu gampang dikatakan namun sulit dilakukan.
Sebenarnya banyak dari sekitar 250 tahanan Guantanamo yang bisa dibebaskan. Namun pemerintahan Presiden George W Bush tidak mampu menemukan negara yang bersedia menerima mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut penasihat kebijakan luar negeri Obama, Denis McDonough, Obama menginginkan Guantanamo ditutup. Namun belum ada keputusan soal bagaimana dan di mana akan mengadili para tahanan Guantanamo. Keputusan itu baru akan dibuat setelah tim keamanan nasional dan legal Obama terbentuk.
Juru bicara Gedung Putih Dana Perino menyatakan, Presiden Bush telah menghadapi banyak tantangan dalam mencoba menutup kamp tahanan teroris itu.
"Kami telah berupaya sangat keras untuk menjelaskan pada masyarakat bagaimana rumitnya soal itu," kata Perino. "Ketika Anda menciduk orang-orang dari medan tempur yang punya latar belakang teroris, maka tidak mudah untuk melepaskan mereka," tuturnya.
Penasihat Obama lainnya mengakui, membawa para tersangka teroris itu ke AS untuk diadili pasti akan menimbulkan pro dan kontra. "Namun kita tak bisa selamanya menyekap orang di tahanan tanpa diproses apakah mereka pantas berada di sana," ujarnya.
(ita/iy)











































