"Hal terpenting adalah upaya membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap bencana," kata SBY saat memberi sambutan dalam peluncuran Indonesia Tsunami Early Warning System di Kantor BMG, Jl Angkasa, Jakarta (11/11/2008).
SBY kembali mengingatkan, Indonesia berada dalam kawasan yang memang secara geografis rentan terjadinya bencana alam. Namun demikian, SBY bangga dengan perkembangan teknologi di Indonesia yang bisa mendeteksi bencana tsunami lima menit sebelum terjadinya tsunami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini info gempa sudah dapat didiseminasikan dalam waktu lima menit. Di negara lain, perlu waktu 50 tahun untuk mencapai dua menit. Sehingga di negeri kita lebih cepat dengan capaian 5 menit," ujar SBY bangga.
SBY pun mengucapkan banyak terimakasih kepada negara-negara yang selama ini membantu Indonesia dalam mengupayakan early warning sistem ini.
Peluncuran oleh SBY diawali dengan diputarnya layar lebar yang menampilkan sesosok robot yang bisa berbicara. Sang robot meminta kepada Presiden SBY untuk menekan tombol sebagai tanda peresmian early warning system diluncurkan. (anw/ken)











































