Puluhan polisi berjaga untuk mengamankan unjuk rasa dan mengatur lalu lintas.
Para buruh yang di-PHK tersebut mengambil 2 lajur karena tidak diperbolehkan masuk ke area pabrik. Pagar ditutup rapat, namun aktivitas pabrik masih berjalan lancar yang digerakkan 500 buruh lain yang tidak ikut berunjuk rasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksinya, buruh bernyanyi dan berjoget di bawah terik Matahari. Selain itu juga mendengarkan orasi dari teman-temannya sendiri. Berbagai poster turut diusung untuk menyuarakan tuntutan mereka, ingin dipekerjakan kembali.
Aksi ini berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dan hingga pukul 11.30 belum bubar. Pengendara di jalan itu terpaksa harus bersabar karena kemacetan mulai mengular hingga RS Atma Jaya yang berjarak sekitar 700 meter dari lokasi.
Aksi ini merupakan kesekian kalinya setelah 447 buruh PT Megaria -produsen pakaian dalam wanita - di-PHK Agustus lalu. Buruh turun ke jalan karena tidak menilai pesangon yang diterima kurang layak.
(Ari/nrl)










































