Golkar: Suara Terbanyak Embrio Sistem Distrik Pemilu 2014

Golkar: Suara Terbanyak Embrio Sistem Distrik Pemilu 2014

- detikNews
Senin, 10 Nov 2008 17:36 WIB
Golkar: Suara Terbanyak Embrio Sistem Distrik Pemilu 2014
Jakarta - Partai Golkar memutuskan untuk menggunakan mekanisme suara terbanyak dalam penentuan calegnya. Hal ini dilakukan Golkar sebagai langkah awal menuju sistem distrik dalam Pemilu 2014.

"Pembicaraannya sudah menguat tentang pemilu yang akan datang, bukan urutan lagi yang digunakan melainkan suara terbanyak. Hal ini sebagai embrio sistem distrik untuk pemilu 2014," ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono.

Hal itu disampaikan Agung kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, saat ini pemilu di Indonesia masih menggunakan sistem proporsional, di mana kursi dalam suatu daerah pemilihan (Dapil) diperoleh berdasarkan jumlah perolehan suara partai dan caleg secara proporsional.

Sedangkan dalam sistem distrik, parpol yang menang dalam suatu distrik berhak 'memborong' seluruh kursi dan mengabaikan suara partai yang kalah.

"The winner takes all," cetus Agung.

Menurut Agung, sistem distrik juga akan memperkecil biaya dalam pemilu nantinya. "Kalau sekarang 10 kursi (per dapil, yang diasumsikan distrik), besok tinggal 1. Jadi, kertas suara minim," terang Agung.

Agung pun meminta wacana sistem distrik dalam pemilu ini terus dikaji dan dilihat kecocokannya dengan sistem pemerintahan presidensil yang dianut Indonesia. (lrn/nrl)


Berita Terkait