TNI AU Gelar Latihan Elang Malindo di Malaysia

TNI AU Gelar Latihan Elang Malindo di Malaysia

- detikNews
Senin, 10 Nov 2008 16:16 WIB
TNI AU Gelar Latihan Elang Malindo di Malaysia
Pekanbaru - TNI AU kembali melakukan latihan bersama dengan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) dengan sandi Elang Malindo (Malaysia – Indonesia). Latihan ini diadakan di Pangkalan Udara Butterworth di Malaysia.

"Latihan bersama Elang Malindo ini selain untuk meningkatkan keprofesionalan dalam bertempur, juga untuk meningkatkan hubungan antar negara. Selama ini hubungan kita berjalan dengan baik," kata Danlanud Pekanbaru, Kol TNI Dodi Trisnu kepada detikcom, Senin (10/11/2008)  usai melepas tim TNI AU ke Malaysia di Pangkalan Udara Pekanbaru.

Dia menjelaskan, pelaksanaan Malindo ke 23 ini, dimulai pada 12 hingga 19 November 2008. Rencananya latihan di negera tetangga itu, akan dibuka langsung oleh  Asisten Operasi TUDM dan akan dihadiri Asisten Operasi KSAU, Marsekal Muda TNI Pandji Utama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan Kepala Penerangan dan Perpustaakaan (Kapentak), Mayor Dede Nasrudin menjelaskan, dalam Latihan Bersama Elang Malindo ke-23 pihak TNI AU akan mengerahkan 192 personel. Berbagai unsur yang terlibat antara lain,  3 unit pesawat tempur Hawk 100/200 dari Skadron Udara 12 anud Pekanbaru. Mengirim 3 unit pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 3 Madiun.

Satu unit pesawat angkut CN-235 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Satu unit pesawat Hely Puma dari Lanud ATS Bogor dan ditambah 18  orang personel dari Paskhas . "Untuk Paskhas ini mereka itu merupakan anggota pilihan dari berbagai skuadron yang ada," kata Dede.

Dede menjelaskan, sedangkan dari Malyasia melibatkan, tiga unit pesawat tempur F-18 Hornet, tiga unit pesawat tempur Hawk 100/200, satu unit pesawat angkut CN-235. Ditambah lagi, satu unit pesawat Hely Nuri dan pasukan khusus udara Angkatan Udara Diraja Malaysia.

"Latihan Elang Malindo ini meliputi, pengintaian udara, bantuan tembakan udara, penyergapan, serangan gabungan. Termasuk juga combat SAR," kata Dede.
(cha/djo)


Berita Terkait