'Ondel-ondel' Desak Korupsi Dana Kebudayaan di Pemprov DKI Diusut

'Ondel-ondel' Desak Korupsi Dana Kebudayaan di Pemprov DKI Diusut

- detikNews
Senin, 10 Nov 2008 12:29 WIB
Jakarta - Sepasang ondel-ondel (boneka khas Betawi) mendatangi Balikota DKI Jakarta. Boneka besar tersebut menari-nari diiringi musik marawis.

Atraksi ini bukanlah pertunjukan dalam sebuah pentas atau festival kesenian. Namun hal itu bagian dari aksi unjuk rasa yang dilakukan sedikitnya 200 orang dari Barisan Anak Jakarta (Bajak) di kantor Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Senin (10/11/2008).

Aksi unjuk rasa ini dimulai dari depan Stasiun Gambir sekitar pukul 11.00 WIB. Dari tempat tersebut mereka kemudian berjalan kaki menuju Balaikota DKI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pengunjuk rasa meminta kasus dugaan korupsi anggaran kebudayaan dan permuseuman DKI Jakarta diusut tuntas. Sebab hal itu menghambat pembinaan dan pengembangan kebudayaan di DKI Jakarta.

"Jumlah anggaran kebudayaan DKI yang dikorupsi sejak tahun 2004 sebesar Rp 5,6 triliun. Dana itu untuk kegiatan dan perkembangan pariwisata dan permuseuman di Jakarta," kata koordinator aksi, Ghea Hermansyah.

Ghea menambahkan, terkait hal ini pihaknya juga meminta Gubernur DKI menolak pencalonan Kepala Dinas Pariwisata dan Permuseuman DKI Aurora Tambunan sebagai Deputi Kebudayaan.

Selain membawa ondel-ondel dan 1 grup marawis, massa Bajak juga membawa sejumlah poster dan spanduk. Salah satunya poster bergambar foto Aurora yang disilang tanda merah.

Aksi demo ini berjalan tertib dan tidak menimbulkan kemacetan arus lalu lintas. Aksi ini hanya mendapat pengawalan sejumlah polisi dan petugas Satpol PP. Hingga pukul 11. 20 WIB, belum ada perwakilan demonstran yang diterima pihak Pemprov DKI Jakarta.
(djo/nrl)


Berita Terkait