"Pelakunya 2 orang. Satu umur 28 dan satu lagi masih sekolah," kata
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman usai acara sertijab di Polda Metro Jaya,Β Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2008).
Adang mengatakan para pelaku tidak terkait jaringan terorisme. "Dia orang biasa saja. Dia tidak setuju Amrozi dieksekusi," ujarnya.
Ada tidak ada ancaman bom, menurut Adang, pengamanan tetap disiagakan. "Nanti di Polres Jakarta Selatan dirilis," elak Adang ketika ditanya lebih lanjut.
Pada Minggu 9 November kemarin, sedikitnya ada 3 ancaman bom menyusul eksekusi Amrozi cs. Korban ancaman bom itu adalah Hotel Novotel di Semarang, gedung KPK dan Kedubes Australia di Jakarta.
Pada 4 November, ancaman menjelang eksekusi Amrozi juga terjadi di Kedubes AS dan Australia. (aan/nrl)











































