Tumpeng itu dipotong oleh Kepala Sekolah SD Fransiskus Asisi, Yustina Amirah S, dan diserahkan ke salah seorang siswa di aula SD Asisi, Jalan H Ramli Tengah, Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2008).
Sedikitnya 100 siswa kelas 3 dan kelas 4 SD mengikuti acara syukuran itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian pula sejumlah posternya, bertuliskan God Bless You Barry", "From Asisi to White House" menghiasi samping lapangan basket, aula, ruang tunggu orang tua.
Murid-murid SD lalu mendengarkan kisah Barry saat bersekolah dahulu. "
"Saya masih ingat, dia yang paling tinggi besar. Kami memanggil Barry Negro. Kalau ada yang berkelahi, dia selalu melerai teman-temannya," kata Israella, eks guru Obama saat kelas 1 SD.
"Barry pernah dikerjai oleh teman-temannya diberi coklat ternyata terasi. Barry bilang, kamu curang-kamu curang. Ada juga permen berbentuk cabe diganti cabe benaran dan dimakan. Saya berharap, siswa di sini dapat mengikuti jejak sukses Obama," lanjut Is yang terbalut kebaya warna hijau itu.
Murid-murid tampak tertawa mendengar kisah tersebut. Hahaha...! Hadir di acara itu, guru Barry di kelas 2 dan 3, Sugini dan Vernina. Murid-murid pun memainkan alat musik khas Jawa Barat angklung dan mendendangkan lagu-lagu nasional.
"Saya tahunya Sabtu kemarin dibilangin sama Bu Guru mau ada selamatan. Barack Obama pernah sekolah di sini," komentar Sisil, siswa kelas 4 SD. (aan/iy)











































