Menurut Dinas Rahasia AS, serangan-serangan Palin soal patriotisme Obama telah memicu banyaknya ancaman pembunuhan Obama. Demikian seperti dilansir harian The Telegraph, Senin (10/11/2008).
Beberapa waktu lalu, cawapres Partai Republik itu pernah mencetuskan Obama "berteman dengan teroris". Komentar itu dilontarkan Palin saat mengaitkan hubungan Obama dengan eks radikal tahun 60-an William Ayers.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan cuma itu. Serangan Palin tersebut juga telah mendorong kelompok-kelompok supremasi kulit putih bertindak lebih jauh dengan berencana membunuh Obama.
Pada pertengahan Oktober lalu, Dinas Rahasia AS menyampaikan pada keluarga Obama bahwa ada jumlah ancaman terhadap Obama melonjak pesat bersamaan dengan serangan-serangan Palin.
Detail lonjakan ancaman terhadap Obama dituangkan dalam laporan pekan lalu oleh badan analis intelijen dan keamanan Stratfor. Diingatkan bahwa Obama menjadi target pembunuhan kelompok rasis.
"Dua plot untuk membunuh Obama telah digagalkan selama musim kampanye, dan beberapa plot lainnya masih diselidiki. Kami perkirakan otoritas federal akan menyingkap banyak plot lainnya untuk menyerang presiden, yang telah dirancang oleh kelompok-kelompok
(ita/iy)











































