Pulau Galang dan Bekas Pengungsi Vietnam

Pulau Galang dan Bekas Pengungsi Vietnam

- detikNews
Senin, 10 Nov 2008 09:00 WIB
Pulau Galang dan Bekas Pengungsi Vietnam
Batam - Apa yang orang cari selagi berkunjung ke kota Batam? Paling jamak pasti mengincar barang elektronik yang konon katanya dibanderol "miring" dari harga di pasaran. Namun sebetulnya tak hanya itu, ada satu lagi yang jadi potensi andalan kota terdekat dari Singapura ini, Pulau Galang namanya.

Berjarak sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota, menjadikan Pulau Galang tempat sempurna untuk menghilangkan penat. Sempurna karena Anda dijamin tidak akan mendapat gangguan dering handphone. Begitu menyeberang ke pulau ini semua telepon genggam tidak mendapat sinyal. Bahkan di sepanjang jalan tidak terlihat adanya lampu jalan untuk menerangi di malam hari.

Untuk menuju Pulau Galang, kita harus melewati jembatan penghubung antarpulau. Jembatan Barelang merupakan jembatan yang menghubungkan pulau Batam, Pulau Rempang dan Pulau Galang. Selain penghubung pulau, jembatan ini juga yang menjadi trademark di salah satu kota di Kepulauan Riau ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski masih terbilang sepi, namun ada banyak hal yang dapat ditemui di Pulau Galang. Salah satunya objek pariwisata Bekas Pengungsi Vietnam. Di tempat ini kita akan menemui beberapa objek peninggalan bekas pengungsi Vietnam.

Para pengungsi Vietnam diketahui datang ke Batam untuk mencari perlindungan atau suaka pasca terjadinya konflik internal di negara tersebut. Sejak tahun 1975 secara bertahap para pengungsi dari Vietnam mulai berdatangan ke pulau ini. Mereka datang dengan menggunakan perahu kayu melintasi lautan luas.

Namun sejak tahun 1995, para pengungsi Vietnam dipulangkan ke negara asal mereka. Sekarang yang tersisa di Pulau Galang hanya bangunan rusak dan kapal yang menjadi saksi perjuangan mereka melintasi samudera. (nov/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads