Adu fisik antara pendukung dan Amrozi pun terjadi. Bahkan sempat terjadi dorong mendorong dan tarik menarik baju antara personel Samapta dari Polwil Bojonegoro.
Melihat massa semakin beringas, personel Samapta ditarik mundur dan pasukan Brimob Polda Jatim maju. Aksi dorong mendorong pun terjadi.
Pihak keluarga Amrozi dan Muklas mencoba menenangkan simpatisan melalui megaphone. "Tenang..tenang!" ungkap salah satu kerabat keluarga Amrozi dan Muklas, Minggu (9/11/2008)..
Aksi dorong mendorong ini berlangsung selama hampir 30 menit, tidak terlihat ada korban terluka, namun beberapa helm petugas Brimob terlempar dan para jurnalis pun banyak yang terjatuh.
Saat ini aksi dorong mendorong sudah tidak terjadi lagi. Emosi massa sudah sedikit tenang, dan mereka melakukan dzikir.
(bdh/nrl)











































