Massa yang berdatangan dari berbagai elemen dan daerah antara lain Majelis
Mujahidin Indonesia (MMI), Front Pembela Islam (FPI). Mereka memadati jalanan depan rumah Tariyem. Mereka menunggu kedatangan jenazah Amrozi dan Muklas.
Hingga pukul 07.10 WIB, Minggu (9/11/2008), jenazah kedua bersaudara itu masih belum datang di Desa Tenggulun, Solokuro, Lamongan. Tanda-tanda kedatangan helikopter yang mengangkut keduanya dari Nusakambangan juga masih belum ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
kedatangan jenazah. Rencananya, dalam waktu dekat, jenazah akan tiba di desa
ini. Setelah tiba, jenazah akan dibawa ke rumah Tariyem.
Anggota keluarga yang terlihat keluar masuk rumah yakni ustad Khozin, kakak
Amrozi. Sedangkan anggota keluarga lainnya tidak tampak keluar rumah. (stv/mok)










































