Rumah keluarga teroris yang merupakan kakak beradik itu pun mulai didatangi pelayat. Pantauan detikcom, Minggu (9/11/2008) pukul 04.30, sekitar 60 orang Ansharut Tauhid dari Solo dan Laskar Islam datang ke rumah duka Amrozi dan Mukhlas di Desa Tenggulun, Lamongan, Jawa Timur.
Mereka berjalan kaki dari Pondok Pesantren Al Islam yang berjarak
20 meter dari rumah duka. Ikat kepala yang bertuliskan
Keluarga Syuhada dan Hidup Mulia atau Mati Sahid tampak mereka kenakan.
Saat ini terlihat masih berdiri didepan rumah orangtua Amrozi. Mereka berbaur bersama sekitar 200 lainnya yang sudah berada di rumah tersebut.
Tidak terlihat ada kegiatan yang mencolok seperti pemasangan tenda atau apapun. Rumah masih terlihat tertutup rapat. Para simpatisan perempuan langsung masuk kedalam rumah.
Sementara ini sekitar 200 orang yang berada di depan rumah Amrozi berdir
dan berbaris membentuk pagar betis. Diduga, pagar betis itu dibentuk untuk menyambut kedatangan jenazah Amrozi dan Mukhlas ke kampung halamanya. (wln/ken)











































