Banyak Jamaah Depresi Akibat Kelelahan

Laporan Haji

Banyak Jamaah Depresi Akibat Kelelahan

- detikNews
Sabtu, 08 Nov 2008 13:35 WIB
Banyak Jamaah Depresi Akibat Kelelahan
Madinah - Suasana baru yang belum dikenal, ditambah kurang tidur membuat banyak jamaah indonesia kelelahan. Kondisi seperti ini tak jarang membuat mereka depresi.

Salah satunya jamaah haji asal Kerinci, Jambi, Ny Ruhana (69). Dia mengalami depresi akibat dari rasa capek dan kekelahan itu.

"Saya tidak mau pulang, dua anak saya sakit, apa kamu tanggung jawab kalau anak saya sakit," kata Ruhana ketika diantar petugas haji, Syamsul Arifin ke Daerah Kerja (Daker) Madinah untuk diperiksa, Sabtu (8/11/2008).

Nenek ini terus berteriak dengan dialek Jambi yang kental, yang intinya mengeluhkan sakit anaknya di tanah air. Akibat dari depresi inilah, nenek dari kelompok terbang (kloter) I Padang itu akhirnya dibawa ke Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Daker Madinah untuk diobati.
Β Β  Β 
Menurut dokter Daker Madinah, Syaiful Bahri, fenomena yang dialami Ny Ruhana ini merupakan depresi yang disebabkan kelelahan. Hal yang sama juga akan dialami jamaah lainnya jika tidak dapat menjaga kesehatan akibat terlalu memforsir dirinya.

"Ini tanda-tanda depresi akibat kelelahan. Karena itu kami imbau pada para jamaah, untuk tidak memaksakan diri jika sudah capek. Istirahat saja dulu, baru dilanjutkan ibadahnya," pinta Syamsul

9 Orang Dirawat

Sampai Sabtu (8/11/2008), BPIH Daker Madinah telah merawat sekitar 9 jamaah haji yang sakit di ruang kesehatan Daker. Mereka menderita penyakit bawaan yang kambuh akibat kelelahan dan udara dingin.

Sembilan orang itu antara lain, Durratun Nikmah (38) dari kloter I Surabaya (asma), dan Awit binti Djarun (73) dari kloter I Jakarta (radang tenggorokan dan darah tinggi). Nasikun bin Sirin (74) dari kloter I Jakarta (penyakit paru menahun), Ernawati binti Jufri (51) dari kloter I Jakarta (rawat inap akibat gagal jantung ringan dan diabetes), dan Asadullah bin Sueb dari kloter II Jakarta (epilepsi dan sempat tak sadar).

(yid/djo)


Berita Terkait