"Sampai pagi ini saya belum bisa kontak dia," ujar keponakan Amrozi, Ustad Sumarno, saat ditemui detikcom di rumahnya di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (8/11/2008).
Sumarno terkesan berupaya menutup-nutupi tujuan kepergian Ali. Ketika dikonfirmasi apakah tujuan kepergian Ali adalah Nusakambangan seperti dikemukakan kakak kandung Amrozi, Ustad Chozin, Sumarno malah balik bertanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ke Nusakambangan," jawab detikcom.
"Ya sudah. Tapi saya sendiri sampai pagi ini belum bisa kontak dia," ujarnya.
Saat ditanya siapa yang menjemput Ali, apakah tim dari Kejaksaan Negeri atau kepolisian, Sumarno mengaku tidak tahu. Adapun saat ditanya apakah Ali dibawa ke Polres, dia mengelak menjawab langsung.
"Kalau jawabannya iya, apa hubungannya dengan polisi? Ngapain juga dibawa ke Polres," jawabnya sambil tertawa misterius.
Sumarno pun mengulang pertanyaan tentang pernyataan Ustad Chozin.
"Apa benar Ustad Chozin bilang Ali dibawa ke Nusakambangan?" tanyanya.
"Iya," jawab detikcom.
"Ya sudah kalau gitu. Beres kan?" ujarnya lagi dengan tawa yang sama.
(sho/sho)











































