Ibunda Imam Samudra Minta Eksekusi Ditunda

Ibunda Imam Samudra Minta Eksekusi Ditunda

- detikNews
Jumat, 07 Nov 2008 17:21 WIB
Ibunda Imam Samudra Minta Eksekusi Ditunda
Jakarta - Menjelang eksekusi mati trio bom Bali I Amrozi cs, ibunda Imam Samudra, Umi Embay Badriah meminta eksekusi ditunda. Eksekusi baru boleh dilaksankan setelah Presiden SBY menjawab surat yang dikirim keluarga Amrozi cs.

"Umi ingin eksekusi anak Umi ditunda, hingga ada jawaban dari presiden. Pokoknya Imam Samudra harus bebas," ujar Umi Embay di kediamannya, Kampung Lopang Gede, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang Banten, Jumat (7/11/2008).

Menurut Umi Embay, dirinya ingin menunggu jawaban dari presiden terkait surat yang di kirim pada Kamis (6/11/2008). "Pokoknya Umi menunggu dari presiden. Umi tidak rela kalau Imam Samudra dibunuh seperti itu," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu anggota Tim Pengacara Muslim (TPM) Agus Setiawan mendukung protes Umi Embay. Eksekusi belum boleh dilaksanakan sebab hak-hak terakhir Imam Samudra cs belum terpenuhi. "Kalau tetap dieksekusi maka ini pembunuhan," katanya.

Suasana di kampung Lopang, Serang, Banten saat ini masih dipadati oleh warga sekitar. Sementara rumah Umi Embay dari pagi sampai sore ini masih tertutup rapat.

Sebelumnya pada Kamis (6/11/2008) pihak keluarga terpidana mati Amrozi dan Muklas alias Ali Gufron mengirim surat pada Presiden SBY. Mereka meminta agar eksekusi ditunda. (did/iy)


Berita Terkait