"Dari pemeriksaan urin, dia psikotoprika positif. Dari urinnya juga ditemukan empat jenis zat psikotropika yang dia konsumsi," ujar dokter forensik RSCM Mun'im Idris di kamar jenazah RSCM, Salemba, Jakarta Pusat, JUmat (7/11/2008).
Empat zat psikotropika itu antara lain ekstasi, amphetamine, shabu, dan benzodiazephim atau semacam obat tidur.
"Saya sudah melaporkan lewat SMS ke Tanjung Duren (Polsek Tanjung Duren)," imbuh Mun'im.
Sedangkan dokter forensik lain Zulhasmar Syamsu mengatakan ada beberapa luka yang ditemukan pada tubuh perempuan asal Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) itu.
"Dari pemeriksaan luar ditemukan patah tulang, luka memar, luka lecet," ungkap Zulhasmar.
Ada kemungkinan Griffith dibunuh?
"Apakah dia bunuh diri atau dijatuhkan itu kan ada di tangan penyidik. Kemungkinan bunuh diri bisa kemungkinan dibunuh juga bisa," tandas Zulhasmar. (nwk/iy)











































