Namun lagi-lagi pihak istana mengaku belum menerima surat tersebut. Setelah kemarin Andi Mallarangeng mengaku belum tahu, kini Hatta Rajasa juga mengaku demikian.
"Saya sampaikan, saya belum menerima surat itu. Biasanya surat itu sampai ke Setneg, tapi saya belum terima, biasanya saya clean desk tidak ada surat itu," ujar Hatta di Wisma Negara, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (7/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
diketahui, termasuk apakah surat tersebut adalah permintaan grasi.
"Jadi saya tidak bisa merespon sesuatu yang belum saya baca yang belum saya terima, apalagi bapak presiden.
Ketua Dewan Pembina Tim Pembela Muslim (TPM) Mahendradatta memastikan, baik Amrozi maupun Muklas juga tidak tahu mengenai pengiriman surat itu. Pasalnya, akses antara terpidana dan keluarganya sudah tertutup. (anw/iy)











































