"Jaringan Amrozi di luar masih ada. Kita antisipasi, jangan sampai ada orang-orang tertentu melakukan pengeboman atau membawa bahan meledak," kata kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abu Bakar Nataprawira saat dihubungi lewat telepon, Jumat (7/11/2008).
Dia menambahkan, penyebaran pasukan menjaga-jaga tempat tertentu juga dilakukan sebagai langkah kewaspadaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang terkait ancaman bom yang terus meningkat intensitasnya di Jakarta utamanya jelang eksekusi Amrozi Cs. Abubakar menampik bila hal ini pertanda Jakarta sudah rawan aksi terorisme.
"Aman-aman saja. Aparat kepolisian akan selalu menindak lanjuti setiap ancaman laporan yang dikirim ke nomor layanan polisi atau lainnya," tandasnya.
Operasi anti teror ini disampaikan Wakapolsek Setiabudi AKP Riftazzuddin saat melakukan razia di kawasan Rasuna Said, Kuningan. Menurutnya pula, seluruh jajaran kepolisian diminta agar siaga dalam jangka waktu 1 minggu.
(ndr/)











































