Keluarga Korban Tragedi Semanggi I Datangi Komnas HAM

Keluarga Korban Tragedi Semanggi I Datangi Komnas HAM

- detikNews
Kamis, 06 Nov 2008 20:14 WIB
Jakarta - Tak terasa, kasus tragedi Semanggi I telah berumur satu dasawarsa. Tragedi yang memakan korban 15 orang tewas tersebut hingga kini belum menunjukkan adanya penyelesaian. Oleh karena itu, keluarga para korban yang tergabung di "Komite 13 November 1998" mendatangi Komisi Nasional HAM (Komnas HAM).

Di tengah hingar bingar orasi FUI (Forum Umat Islam) yang datang bersama Tim Pembela Muslim (TPM), kedatangan wakil Komite 13 November 1998 Bona Sigalingging memang tidak menarik perhatian.

Meski demikian, Bona tetap menegaskan pentingnya komitmen untuk menyelesaikan kasus Tragedi Semanggi ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami ingin melihat posisi terakhir dari kasus ini, terutama untuk leihat dan mencermati bahwa terjadi pengembangan atau pengingkaran kasus ini oleh pemerintah," jelasnya di Kantor Komnas HAM, Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/11/2008)

Bona yang mengenakan jaket hitam tersebut menengarai bahwa pemerintah sengaja menunda penyelesaian kasus Semanggi ini. "Kami melihat ini sebagai keesengajaan," tandasnya.

Lantas apa yang akan dilakukan? "Ya, selanjutnya kita terus advokasi kasus ini. Kita ajukan gugatan ke pemerintah dalam hal ini Kejaksaan Agung karena mereka melalaikan secara sengaja. Selama sepuluh tahun tidak pernah maju," pungkas Bona.

Sementara itu Wakil Ketua Komnas HAM bidang internal Ridha Saleh yang menerima Bona mengaku bahwa pihaknya juga bingung. "Sudah kita sampaikan sejak lama tapi mengapa mereka nggak melanjutkan? Itu kami bingung," ujar Ridha.

Ridha menegaskan bahwa kasus Semanggi ini sudah masuk ke keluar dari ranah hukum dan masuk ke ranah politik.

"Ini masalahnya sudah lebih politik. Kami sudah setahun ini belum pernah dipanggil untuk rapat dengar pendapat dengan DPR dan Presiden," imbuhnya. (alf/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads