"Mereka sedang diperiksa intensif di Imigrasi, tetapi nanti kalau memang ada, misalnya pemilik kapal atau sponsor yang mengirim ke sana, ini akan kita proses," ujar Direktur I Keamanan Transnasional, Brigjen Pol Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (6/11/2008).
Badrudin juga tidak menutup kemungkinan adanya sindikat internasional yang terkait kasus ini. Ia menduga, pelakunya masih bagian dari jaringan penyelundup manusia seperti kasus yang terjadi pada tahun 2001.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya polisi menangkap 20 imigran gelap asal Pakistan dan Afghanistan ini, setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat adanya imigran gelap yang menggunakan kapal dan sedang berlabuh di sekitar Ujung Kulon. Tak satu pun dari mereka memiliki dokumen keimigrasian. Kedua puluh imigran itu ditengarai hendak menuju Australia melalui Pulau Christmas
(mad/gah)











































