"Operasi preman sudah berjalan 4 hari berhasil ditangkap 1.024 preman. 172 dilanjutkan dengan penahanan, 852 dilepas," ujar Kabareskrim Mabes Polri Inspektur Jenderal Susno Duadji saat mengelar jumpa pers di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (6/11/2008).
Susno menjelaskan dari para preman itu polisi menyita 4 senjata api, 10 amunisi, dan 20 senjata tajam. Polisi juga mengamankan 2 sepeda motor, 4 handphone, sejumlah miras dan uang tunai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian di perempatan yang paling keras kita kenal kampak merah. Juga ada yang minta-minta kalau tidak dikasih maksa. Nah, ini akan kita kikis sampai habis," ungkap mantan Kapolda Jabar ini.
Susno menambahkan para preman ini akan dituntut sesuai perbuatannya. "Kalau dia sudah tertangkap tangan melakukan dengan kekerasan tentunya 365, mencungkil mobil 363, kalau dia mengambil begitu saja 362. Kalau dia maksa tidak ada apa-apa itu namanya pemerasan," jelasnya.
Polisi juga akan terus melakukan penyelidikan hingga tidak hanya preman biasa yang ditangkap, tetapi preman berdasi.
(rdf/iy)











































