"Sudah terlacak semua kok. Kami tahu semua tempatnya, tempat pengirimannya darimana. Persoalannya siapa itu (kami belum tahu)," ujar Kabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Susno Duadji di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Kamis (6/11/2008).
Susno mengatakan, website tersebut dipakai di Toronto, Canada, Amerika sama seperti Google dan Yahoo. Namun pelaku yang mengirimnya bisa dari warung internet mana saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informasi M Nuh juga menyatakan situs itu dari Kanada. Namun pihaknya kesulitan untuk masuk ke situs itu karena sudah di-block dan di-remove. Pemerintah pun masih terus melacak siapa pelaku sesungguhnya. Apakah WNA atau WNI. (gus/iy)










































