"Itu masih sangat sumir. Perlu diklarifikasi (ke JK)," kata Agung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/11/2008).
Menurut Agung, belum tentu yang dikatakan JK soal penumpang gelap itu adalah Wiranto. Bisa jadi orang lain. "Yang jelas Pak JK tidak pernah menyebut nama. Penumpang gelap bukan Wiranto," jelasnya.
JK pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada 20 Oktober menyebutkan soal penumpang gelap. Hal itu pun membuat 'panas' Wiranto. Wiranto melalui tim kuasa hukumnya dari Advokasi Perhimpunan Kebangsaan (Tapak) Indonesia pun tengah menyiapkan 200 orang untuk mensomasi JK. Somasi Wiranto sudah dilayangkan pada Rabu 5 November 2008. (gus/iy)











































