Rasa ketakutan dan kekhawatiran tersebut menyebabkan pengunjung kafe, restoran dan pub di kawasan wisata menjadi sepi. Kondisi ini juga dialami oleh lokasi hiburan malam yang terkenal di Kuta, yaitu Paddy's pub.
Kekhawatiran tersebut mulai menyelimuti perasaan wisatawan sejak akhir Oktober 2008.
Paddy's pub yang baru ini lokasinya sekitar 100 meter arah selatan dari lokasi Paddy's yang telah hancur akibat ledakan bom Amrozi cs.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Swadana mengatakan pada siang hari wisatawan asing lebih memilih melakukan tour ke kawasan wisata di daerah lain, seperti Tanah Lot, Ubud, Taman Ayun.
"Malam harinya mereka lebih suka menghabiskan waktunya di dalam hotel. Memang ada beberapa persen yang bule yang keluar malam," katanya.
Rasa kekhawatiran akan keselamatan diri sendiri juga dirasakan sekitar 100 karyawan Paddy's pub. Namun mereka berusaha menghilangkan rasa waswas tersebut dengan menumbuhkan keyakinan bahwa nasib manusia telah diatur oleh Tuhan.
"Kalau kita takut tidak akan bisa bekerja. Kita juga selalu berdoa supaya tidak terjadi bom lagi," kata Swadana.
(gds/djo)











































