Para pelajar ini dijaring petugas Polsekta Medan Helvetia Medan saat tengah asyik bermain game di rental playstation, tempat permainan ketangkasan biliar dan di pusat perbelanjaan Millenium Plaza, Jl Kapten Muslim Medan. Dari 21 pelajar yang terjaring, 7 di antaranya pelajar SMP dan 14 lainnya pelajar tingkat SMU.
Salah seorang pelajar yang terjaring, Citra, mengaku sudah sering berada di pusat perbelanjaan saat jam sekolah, terutama bila terlambat datang ke sekolah. "Kalau terlambat, tidak boleh masuk lagi sama satpam. Pagar sudah dikunci. Mau pulang ke rumah takut dimarahi Mama. Ya, akhirnya main ke plaza," kata Citra.
Kapolsekta Medan Helvetia AKP Faisal Napitupulu mengatakan, razia kasih sayang khusus digelar untuk menjaring pelajar-pelajar yang bolos sekolah dan berada di tempat-tempat yang tidak semestinya saat jam pelajaran berlangsung.
"Pelajar ini kita bawa ke komando, kemudian kita beri pengarahan," kata Faisal.
Pelajar yang terjaring, nantinya akan dilaporkan kepada pihak sekolah masing-masing. Polisi akan memanggil orang tua siswa untuk menjemputnya ke kantor polisi. (rul/ken)











































