Rombongan yang terdiri dari pria dan wanita tersebut tiba di rumah Umi Mbay, Kampung Lopang Gede, Kelurahan Lopang, Serang, sekitar pukul 13.30 WIB, Kamis (6/11/2008). Kaum prianya mengenakan baju gamis dan sorban, sedangkan wanitanya berjilbab lebar dengan dan tanpa cadar.
Kedatangan rombongan tersebut disambut oleh Dedi Haidir, adik kandung Imam Samudra. Mereka kemudian masuk ke dalam rumah dan melakukan pembicaraan tertutup.
Namun tidak lama kemudian, beberapa orang pria anggota Ansharut Tauhid keluar. Tanpa basa-basi, mereka membentangkan spanduk di depan para wartawa. Spanduk tersebut berisi foto Amrozi cs dan tulisan " Mereka Mujahid Bukan Teroris".
Haris Amir Pala, ketua rombongan Ansharut Tauhid Jakarta itu mengatakan, kedatangan mereka untuk menyampaikan rasa simpati kepada keluarga Imam Samudra. Menurutnya, proses hukum terhadap Amrozi, Muklas, dan Imam Samudra penuh rekayasa.
"Jika mereka dieksekusi, berarti pemerintah melakukan pembunuhan tanpa alasan yang benar," ujar Haris. (djo/djo)











































