"Belum siap lah, kita lihat perkembangannya. Kita kan juga harus mengukur diri juga," kata Agung Laksono saat ngobrol santai dengan wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/11/2008).
Agung pun kembali menyatakan penentuan capres dan cawapres dari partainya, Golkar, akan ditentukan secepatnya seusai pemilu legislatif 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu Agung pun tidak membantah banyak faksi yang terjadi di tubuh partai beringin itu. Menurutnya, hal itu adalah buah dari demokratisasi internal di tubuh Golkar.
"Selama tidak menimbulkan perpecahan dan dengan kompetisi yang sehat, tidak masalah," ungkap Agung.
Agung pun menjelaskan adanya dua wacana yang kuat mengenai capres dan cawapres Golkar 2009. Yang pertama adalah opsi menjadikan Ketua Umum Jusuf Kalla sebagai capres atau cawapres, yang kedua adalah tetap mengusung duet SBY-JK. (lrn/ken)










































