Terpilihnya Barack Obama sebagai presiden ke-44 AS menimbulkan sukacita para pendukungnya. Namun bagi para Republikan pendukung John McCain, kemenangan itu membuat mereka kecewa, sedih dan marah. Bahkan ada yang mencemaskan masa depan AS.
"Saya sangat, sangat kecewa. Ini membuat saya ingin meninggalkan negara kami dalam empat tahun mendatang," ujar Carmella Aja, seorang mahasiswi di Arizona sembari menangis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ngeri melihat arah negara ini akan dibawa," cetus pria berumur 68 tahun itu.
"Barack Obama adalah sosialis dan ingin segalanya diatur pemerintah, begitulah agenda sosialis," imbuh Harrison seperti dilansir News.com.au, Kamis (6/11/2008).
Veteran Perang Dunia II, Michael Moore mengungkapkan kekecewaannya akan kemenangan Obama. "Saya kecewa akan masa depan anak-anak kami dan cucu-cucu serta cicit kami," kata pria Afrika-Amerika itu.
Para pendukung McCain banyak yang menangis ketika Senator Arizona itu berpidato untuk menyampaikan ucapan selamatnya kepada Obama. McCain bahkan harus menenangkan massa ketika banyak yang menyorakinya saat dirinya mengajak semua warga AS untuk menerima kemenangan Obama.
(ita/iy)











































