Apel dimulai di SDN 01 Menteng, Jalan Besuki, Menteng, Jakarta Pusat, pukul 07.10 WIB. Para murid yang mengenakan seragam pramuka berwarna coklat langsung berbaris rapi.
"Kemarin adalah hari yang bersejarah dalam pemilihan Presiden di Amerika. Kita bersyukur mantan murid SDN Menteng 01, biarpun tidak tamat sampai kelas 6 bisa menjadi presiden sebuah negara besar," ucap Sang Kepala Sekolah Kuwadiyanto di hadapan para muridnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam riwayat hidupnya dia mencantumkan pernah sekolah di Indonesia. Dan ini Bapak harapkan jadi motivasi kalian untuk belajar rajin. Kita akan doa bersama sebagai wujud syukur," imbuh Kuwadiyanto.
Doa itu dipimpin seorang guru agama Achmad Sopandi.
"Doanya untuk Obama, kita mengharapkan perubahan untuk dunia. Dan untuk Indonesia. Semoga Amerika bisa menjadi contoh untuk negara yang lain," ujar Sopiandi.
Apel tersebut berlangsung sekitar 15 menit. Para murid pun mengikuti apel pagi itu dengan takzim. (nwk/mei)











































