"Buat masyarakat tetap tenang. Ancaman SMS ini dibikin orang yang tidak
bertanggungΒ jawab," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira ketika dihubungi detikcom, Rabu (5/11/2008).
Polisi, imbuhnya, selalu bersiaga mencegah kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ancaman bom terjadi pada Selasa 4 November 2008 kemarin yang mengancam Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) dan Kedubes Australia, juga di pusat perbelanjaan FX, Senayan.
Sedangkan hari ini ancaman bom kembali terjadi dan menimpa Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (Jakut). Satu tim gegana dan 1 unit intel diterjunkan untuk menyisir depo itu. Depo Pertamina Jampea, Koja, Jakut juga ikut dijaga aparat.
(nwk/mei)











































