Eks Dirjen AHU ZY Ditahan KPK, Kejagung Tunda Pemeriksaan

Eks Dirjen AHU ZY Ditahan KPK, Kejagung Tunda Pemeriksaan

- detikNews
Rabu, 05 Nov 2008 20:05 WIB
Jakarta - Mantan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Zulkarnain Yunus (ZY) telah dieksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ZY yang juga tersangka dugaan korupsi sistem administrasi hukum Depkum HAM, ditunda pemeriksaannya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Setelah tahu begini ya tidak jadi besok (pemeriksaan)," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Jasman Panjaitan, di Kejagung, Jalan Hasanuddin, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2008).

Kejagung, imbuh dia, akan menjadwalkan ulang pemanggilan melalui tempat ZY ditahan, di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita memanggil melalui bantuan form panggilan tersangka yang ditujukan kepada Kepala LP di mana dia ditahan," imbuh dia.

Sebelumnya, Direktur Penuntutan KPK Ferry Wibisono mengatakan ZY ditahan hari ini dan langsung dijebloskan di LP Cipinang.

"Hari ini jam 11 di LP Cipinang," ujar Ferry dalam pesan singkatnya kepada detikcom.

ZY adalah terpidana korupsi dalam pengadaan alat identifikasi sidik jari otomatis di Depkum HAM. Akibat proyek ini negara dirugikan Rp 6,3 miliar dari nilai proyek sebesar Rp 18,5 miliar.

ZY dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun. ZY meminta banding sehingga hukumannya dikurangi menjadi satu tahun penjara. Akibatnya, awal tahun ini ZY dapat menghirup udara bebas. Namun, Majelis Hakim Tingkat Kasasi Mahkamah Agung (MA) pada Agustus lalu justru menaikkan hukuman ZY menjadi empat tahun penjara.

Di Kejagung, ZY menjadi tersangka korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Ditjen AHU yang diduga merugikan negara lebih dari Rp 400 miliar.Mantan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Zulkarnain Yunus (ZY) telah dieksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ZY yang juga tersangka dugaan korupsi sistem administrasi hukum Depkum HAM, ditunda pemeriksaannya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
(nwk/nwk)


Berita Terkait