TNI AL dan BMG pun akan mengembangkan pendidikan, pelatihan dan alih teknologi. Selain itu kedua pihak akan mengembangkan penelitian dan pengembangan bidang interaksi laut dan atmosfer.
"Ketersediaan data tentang cuaca dan medan operasi menjadi syarat penting dalam operasi militer. Selain untuk militer, informasi ini pun sangat penting bagi stakeholder pelayaran," ujar KSAL Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijanto usai menandatangani kesepakatan bersama Kepala BMG Sri Woro B Harijono di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, (5/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi yang akurat akan menunjang misi-misi seperti peperangan kapal selam dan perang di permukaan laut. Misi intelijen, pengawasan dan pengintaian serta gelar operasi armada pun sangat bergantung pada informasi cuasa.
Sementara itu Kepala BMG Sri Woro B Harijono menjelaskan BMG telah mengembangkan program Wind Wave-5 sehingga mampu memprediksikan tinggi dan arah gelombang untuk 7 hari kedepan.
"Kerjasama BMG dan TNI AL sangat penting berkaitan dengan strategi operasional," jelasnya.
(rdf/irw)










































